Entah apa yang aku rasakan. Segala rasa yang penuh emosi dan asa.
Selalu menanti dirimu berubah lebih manis dan indah. Menanti kesempatan
bertemu selalu, dan akhirnya menanti mendengarmu mengatakan cinta.
Ahh, sungguh sesak dan melelahkan. Kadang terlintas kenapa aku harus
memikirkanmu, sementara kamu tidak? Kenapa aku harus lelah sendiri
mengambang dan menanti yang tak pasti. Perasaan ini turun dan naik
seperti gelombang tsunami, dahsyat! bahkan sanggup melumpuhkan segala
memori indah tentang yang lain..
Kamu tidak menyadari telah melumat
habis rasaku yang masih tersisa dalam kerapuhan, yang kusembunyikan
dalam kumpulan senyum yang kadang hanya fatamorgana.
Berpura-pura
kuat dan tidak membutuhkanmu adalah kebodohan yang sering kupelihara
agar egoku tetap terjaga. Tapi ternyata sia-sia, karena hatiku hari ini
sangat merana.
Oh,,,sang cinta, jangan pergi terlalu lama. Aku mau
kita selalu bersama, agar ku tak lelah dalam pasungan hatiku yang tak
bertepi padanya. Bila aku harus mengakhiri semua ini, bisikilah aku
ketegaran agar melupakannya tanpa harus meniadakannya...
Cinta...kau selalu membuatku terpedaya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar