Translate

Selasa, 29 Maret 2016

MENANTI CINTANYA

Entah apa yang aku rasakan. Segala rasa yang penuh emosi dan asa. Selalu menanti dirimu berubah lebih manis dan indah. Menanti kesempatan bertemu selalu, dan akhirnya menanti mendengarmu mengatakan cinta. Ahh, sungguh sesak dan melelahkan. Kadang terlintas kenapa aku harus memikirkanmu, sementara kamu tidak? Kenapa aku harus lelah sendiri mengambang dan menanti yang tak pasti. Perasaan ini turun dan naik seperti gelombang tsunami, dahsyat! bahkan sanggup melumpuhkan segala memori indah tentang yang lain..
Kamu tidak menyadari telah melumat habis rasaku yang masih tersisa dalam kerapuhan, yang kusembunyikan dalam kumpulan senyum yang kadang hanya fatamorgana.
Berpura-pura kuat dan tidak membutuhkanmu adalah kebodohan yang sering kupelihara agar egoku tetap terjaga. Tapi ternyata sia-sia, karena hatiku hari ini sangat merana.
Oh,,,sang cinta, jangan pergi terlalu lama. Aku mau kita selalu bersama, agar ku tak lelah dalam pasungan hatiku yang tak bertepi padanya. Bila aku harus mengakhiri semua ini, bisikilah aku ketegaran agar melupakannya tanpa harus meniadakannya...
Cinta...kau selalu membuatku terpedaya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar