Translate

Sabtu, 11 Juni 2016

TENTANG RASA

Suatu hari, aku sudah lupa kapan waktunya...tiba-tiba dia menelpon dan mengirimiku sms. Gleg! mataku yang sipit seketika terbelalak ketika melihat nama yang tertera di pengirim sms. Ternyata dia, orang yang pernah diam-diam kukagumi. Dan hari-haripun berjalan sempurna dan indah, menemani dan ditemani, tertawa dan bercanda di sela waktu yang tersisa dari kelelahan bekerja... Lalu cerita pun mengalir seperti air... indah dan menenangkan... Tapi...seiring waktu, ternyata segalanya jadi kerontang dan gersang...ah ....kemarau telah datang... Mungkin kita harus menerima kenyataan, ada yang berbeda dan tak dapat disatukan... Meski kita pernah berkomitmen dengan jemari sambil berucap 'untuk selamanya' dan kulegalkan dengan anggukan kepala, ahhh.. ...sudah saatnya untuk merayu hati ini kembali seperti saat belum bersama.. Kuharap kita masih bisa mencari senyum yang renyah dan tawa riang diantara hati yang garing dan tak hangat lagi seperti dulu... www.kompasiana.com/juli/tentang-rasa

CINTA INI

tak bisa hati ini mencari cara tak sanggup dada ini menekan rasa kau dekat di hadapanku, tapi ku terlalu luput dari jangkauan hatimu aku tau ku bukan mimpimu aku tau ku bukan bagian dalam kisah di diary mu ku sadar ku bukan seseorang yang kan kau beri edelweis itu tapi tak pernah tau...bahwa cinta ini terlanjur berhaluan padamu meski kau tak peduli walau kau selalu sakiti bahkan kau sering tak peduli kan ku biarkan cinta ini begini sebab ku tau...sejak semula cinta ini sudah seperti ini.. www.kompasiana.com/juli/cinta-ini