Aku ingin riang sepertimu
Luruh bergesek angin, mencipta irama
Membentur bumi membuncah raga,
Hujan…
Adakah kau menyanyi, bersajak, ataukah berpuisi?
Adakah kau menari, atau sebenarnya kau sedang menangis…
sepertiku…?
Sungguh, aku ingin sepertimu
Luruh di dalammu
Agar tak tampak genangan kecil di sudut
mataku
Sambil ku memelukmu
Atau, kau yang menyelimutiku sampai
menggigil
Tapi aku bahagia, karena kau buat tangisku
tiada
Hingga aku tertidur, lelap dalam
mimpi…bermain hujan…
Tiba-tiba aku terbangun, tapi kau telah
pergi
tapi aku janji akan menunggumu di sini
Sebelum air mataku jatuh lagi
Setiap
hatiku sedih dan letih
Datanglah lagi, aku di sini menantimu
Hujan…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar